Product

Dealer

Credit

Konsultasi

Service

whatsapp-icon
DAPATKAN
BANTUAN

YAMAHA MOTOR INDONESIA

PRODUCT CATEGORY

PRODUCTS
banner
img
img
img
img
img
img
banner

LATEST UPDATE

Yamaha Pertahankan Puncak Klasemen Mandalika Racing Series 2026

Pembalap-pembalap Yamaha berhasil mempertahankan keunggulan memuncaki klasemen sementara Kejurnas Mandalika Racing Series setelah digelar seri 3 di sirkuit internasional Mandalika, 25-26 Juli 2026. Fahmi Basam, Rendi Oding dan M.Abid Ashar Musyafa tetap berada pada posisi teratas standing point kelas masing-masing. Pencapaian ini merupakan pembuktian kualitas mereka di ajang balap bergengsi nasional. ”Performa rider Yamaha di Kejurnas Mandalika Racing Series menunjukkan kapabilitas bermental juara dengan konsistensi handal. Mampu jadi yang terdepan dan tetap mengamankan klasemen adalah perolehan yang menjadi modal penting untuk merebut gelar juara di akhir musim. Kiprah positif ini didukung kerja keras dan optimisme sehingga mumpuni dalam merebut prestasi di Kejurnas Mandalika Racing Series,” ungkap Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).   Baca Juga: Yamaha Rebut Kemenangan Race, Kokoh di Puncak Klasemen Mandalika Racing Series   Saat ini para pembalap Yamaha menduduki posisi teratas kelas National Sport 150cc, Junior Sport 250cc U-18 dan Underbone 150cc. Fahmi Basam, Fadli Rigani dan Aldiaz Aqsal Ismaya masih menempati top 3 klasemen National Sport 150cc. Fahmi Basam (Yamaha LFN HP969 RCB UMA SSS Koizumi Trastar Cargloss) tampil superior merebut pole position lalu finish pertama race 1, superpole race dan race 2. Hasil ini semakin mengokohkan posisinya sebagai pemimpin klasemen. Rekan setimnya, Fadli Rigani, menyusul di urutan 2 setelah naik podium 2 race 2 dan superpole race meskipun DNF race 1. Lalu urutan 3 ditempati Aldiaz Aqsal Ismaya (Yamaha Yamalube Nolimit MCR Adelin RBT34 The Strokes 55). ”Tetap berada di posisi pertama klasemen kelas National Sport 150cc membuat saya makin percaya diri untuk berupaya konsisten sampai akhir musim. Terimakasih untuk support tim yang selalu mendukung saya meraih hasil yang menggembirakan ini,” tutur Fahmi Basam.   Baca Juga: Yamaha Cup Race 2026 Padang Disaksikan Lebih dari 5 Ribu Pengunjung   Kelas Underbone 150cc dikuasai Yamaha yang menempatkan rider pada 9 besar klasemen. Rendi Oding (AS Tuan Muda PRK The Strokes 55) masih menghuni posisi pertama meskipun pada putaran 3 dia tidak naik podium. Hasil race 1 ada di peringkat 6, superpole race (5), race 2 (4) cukup membuatnya tetap mempertahankan puncak klasemen. Urutan 2 diduduki Fadli Rigani yang sebelumnya ada di posisi 4 klasemen. Ini berkat penampilan apiknya pada round 3 memenangi superpole race dan race 2 juga posisi 2 race 1. Sedangkan peringkat 3 standing point ditempati oleh Mohd. Silmi Helsinky (Bintang Mandiri Aceh RMP Racetech RCB Racing Team). Di kelas Junior Sport 250 U-18, pemuncak klasemen tidak berubah tetap dipegang M. Abid Ashar Musyafa meskipun absen pada seri 3 ini. Rider berusia 14 tahun yang bergabung dengan tim Yamaha Nitiracing Global Ondolomon Pikoli Dynavolt KYT itu mengalami cedera setelah tampil di round 3 R3 BLU CRU Asia Pacific Championship di Mandalika sepekan sebelumnya.   Baca Juga: Menangi Race dan Pimpin Klasemen, Modal Positif Yamaha Awali Kejurnas Mandalika Racing Series 2026   Result lainnya bagi rider binaan Yamaha Racing Indonesia diukir Candra Hermawan (Yamaha Yamalube SCM Grup Aditama NHK STSJ RK RBT34 GDT Berau) yang sukses memperoleh podium di dua kelas. Dia bertahan di peringkat 3 klasemen National Sport 250cc setelah sukses finish ke-2 race 1 dan race 2, serta finish ke-7 superpole race. Lalu di kelas National Sport 150cc dia naik ke urutan 4 klasemen berkat podium 2 race 1, lalu urutan 9 superpole race dan ke-11 race 2. Kelas National Sport 600cc menghadirkan para pembalap binaan Yamaha Racing Indonesia, Wahyu Nugroho (Yamaha Pikoli Global Ondolomon DRS) yang naik podium 1 race 1, podium 2 superpole race dan podium 3 race 2. M Faerozi (Yamaha Pikoli Global Ondolomon DRS) juga meraih podium 2 race 1. Arai Agaska (Yamaha Nitiracing Pikoli DRS Dynavolt RCB AHRS HDS Racing) podium 3 superpole race dan podium 1 race 2. Di klasemen, M Faerozi ada di peringkat 2, Arai Agaska (4) dan Wahyu Nugroho (6).  

Yamaha Racing Indonesia Raih Kemenangan dan Podium di ARRC Mandalika 2026

Mataram, 10 Agustus 2026 – Yamaha Racing Indonesia menyabet hasil positif pada gelaran Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 Round 4 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Tampil di home race, Yamaha Racing Indonesia berhasil mengunci kemenangan perdananya musim ini bersama Wahyu Nugroho pada Race 1 di hari Sabtu (8/8). Kemenangan Wahyu Nugroho menjadi salah satu kemenangan bersejarah musim ini. Setelah tampil kompetitif sejak kualifikasi di hari Jumat, Wahyu mampu menjalankan strategi balap dengan konsisten hingga menang di Race 1. Hasil ini sekaligus memperkuat konsistensinya dalam persaingan championship Supersport 600 (SS600) tahun ini. Torehan positif ingin dipertahankan Wahyu Nugroho pada Race 2. Ketatnya persaingan dan tantangan suhu panas yang lebih ekstrem di hari Minggu memaksanya untuk harus finish di posisi 4. Rekan setim Wahyu Nugroho, M Faerozi juga terus menunjukkan perkembangan positif dalam proses menemukan gaya balap terbaiknya. Meski harus finish di P7 di Race 1 dan harus finish di P6 di Race 2, namun home race Mandalika tetap menjadi momentum terbaik baginya untuk terus beradaptasi dengan berbagai tantangan yang datang sepanjang tahun ini. Secara spesial, dalam perhelatan ARRC Mandalika tahun ini, Arai Agaska yang kini berkiprah di ajang World Sportbike (WSPB) mendapatkan pengalaman berharga setelah tampil sebagai wildcard di kelas SS600. Meski juga harus puas finish di P5 pada Race 1 dan P8 pada Race 2, namun kesempatan ini menjadi bagian penting dalam membentuk proses pembelajarannya demi meningkatkan kapabilitasnya tampil di World Sportbike. Hasil round 4 ARRC Mandalika menambah poin bagi Wahyu Nugroho yang tetap di posisi 4 klasemen sementara mengemas 96 poin. Lalu M Faerozi naik satu peringkat di posisi 9 mengoleksi 54 poin.     Podium Perdana Fadhil Musyavi Momentum positif Yamaha Racing Indonesia juga hadir di kelas Asia Production 250 (AP250) melalui Fadhil Musyavi. Memulai Race 2 di hari MInggu (9/8) dari posisi sulit, yakni grid ke-11, Musyavi mampu meningkatkan ritme balap secara agresif dan bertahap hingga berhasil finis dan mengamankan poin positif di posisi ketiga. Hasil tersebut menjadi podium perdana Musyavi di ajang ARRC musim ini, sekaligus jadi milestone penting baginya setelah harus puas finish di posisi ke-13 pada Race 1 di hari Sabtu. Hasil kurang beruntung dialami oleh Candra Hernawan pada Race 2 di hari Minggu. Setelah berjuang mempertahankan performanya di Race 1 dengan finish di posisi 4, namun di Race 2 Candra harus mengakhiri performa terbaiknya setelah mengalami crash menjelang final lap. Hasil tersebut menjadi evaluasi untuk memperbaiki gaya balap sekaligus strategi menghadapi balap pada seri berikutnya.     “Home Race tahun ini memberikan banyak pembelajaran bagi kami. Setiap rider terus berkembang dalam menemukan strategi dan beradaptasi selama balapan. Wahyu berhasil meraih kemenangan perdana dan menjaga konsistensinya di championship, Fadhil juga bisa meraih podium pertamanya musim ini di P3, Faerozi semakin menemukan gaya balapnya, sementara Arai mendapatkan pengalaman penting melalui wildcard. Hasil Race 2 Candra juga menjadi evaluasi untuk seri berikutnya. Championship tinggal tersisa 2 seri, sehingga konsistensi, adaptasi, dan eksekusi strategi akan menjadi kunci penting untuk terus bertumbuh lebih baik. Hasil positif di Mandalika menjadi motivasi kami untuk menjaga tren positif, mempertahankan peluang di championship, serta menjaga performa hingga akhir musim 2026,” ujar Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). Kelima rider Yamaha Racing Indonesia mengungkapkan perolehan di seri 4 ARRC Mandalika memberikan kesan tersendiri dan evaluasi berharga buat musim ini.     Wahyu Nugroho "Mendapatkan kemenangan perdana di SS600 dan balapan home race musim ini, terasa sangat spesial bagi saya. Memulai race di posisi kedua jadi salah satu milestone yang ingin terus saya jaga secara konsisten hingga akhir kompetisi ini. Saya akan terus berjuang hingga akhir musim dan optimis untuk raih gelar championships." M Faerozi "Saya merasa ada perkembangan positif di seri kali ini. Saya terus berusaha menemukan gaya balap yang paling sesuai dan memahami bagaimana memaksimalkan performa motor. Hasilnya memang masih belum sesuai harapan, tetapi saya semakin memahami apa yang harus diperbaiki di seri berikutnya." Arai Agaska "Tampil sebagai wildcard di ARRC di tanah sendiri, jadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Saya dapat banyak pembelajaran menggeber big bike di level internasional guna support performa di World Superbike. Saya harap, kesempatan ini meningkatkan kemampuan saya di ajang dunia.” Candra Hernawan "Saya cukup kecewa karena belum bisa memberikan podium di home race kali ini, setelah finish di P4 pada race pertama, namun saya tidak bisa melanjutkan momentum tersebut pada Race 2 , dengan mengalami Crash saat berebut posisi 3 menjelang final lap. Saya akan belajar dari hasil ini dan mempersiapkan diri lebih baik untuk seri berikutnya." Fadhil Musyavi "Saya bersyukur bisa mendapatkan podium perdana di musim ini, P3 di home race. Meski harus start dari grid 11 tetapi saya mencoba untuk selalu fokus. Saya masih harus memperbaiki strategi, terutama dalam mengeksekusi performa di lap-lap akhir. Podium ini jadi motivasi bagi saya untuk terus berjuang lebih baik."

Wahyu Nugroho Raih Kemenangan Perdana SS600 ARRC 2026 di Mandalika

Lombok, 9 Agustus 2026 – Pembalap Yamaha Racing Indonesia, Wahyu Nugroho, sukses mencatatkan kemenangan perdana di kelas SuperSport 600cc (SS600) Asia Road Racing Championship (ARRC) setelah menjadi juara pertama pada Race 1 Round 4 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (8/8). Bermula dari grid ke-3, Wahyu tampil konsisten dan mampu mengatasi persaingan ketat para pembalap Asia, termasuk Malaysia dan Thailand, hingga akhirnya lagu Indonesia Raya dikumandangkan di podium tertinggi. Kemenangan ini menjadi pencapaian spesial bagi Wahyu karena telah melalui proses yang panjang dan evaluasi bersama Yamaha Racing Indonesia (YRI) dari beberapa round sebelumnya untuk bisa menjadi juara dan memperbesar peluang Wahyu Nugroho untuk menembus posisi Top 5 klasemen sementara ARRC 2026.     “Kemenangan ini sangat spesial karena akhirnya saya bisa pecah telor dan mendapatkan juara satu di kelas SS600 dan sedari awal saya terus berusaha menjaga pace supaya tetap konsisten dari lap pertama sampai terakhir serta tetap fokus dan percaya diri dengan kecepatan saya, jadi sebisa mungkin tidak membuat kesalahan dan terus menjaga ritme sampai lap terakhir dan Alhamdulillah semuanya berjalan sesuai rencana dan akhirnya kami bisa meraih kemenangan ini,” ujar Wahyu Nugroho, pembalap Yamaha Racing Indonesia.     Selain membuktikan kemampuan pembalap, penampilan apik selama 12 laps yang membawa kemenangan, ini juga membuktikan perkembangan dan improvement nyata tim Yamaha Racing Indonesia dari tahun ke tahun karena di ARRC Mandalika tahun 2025, Yamaha Racing Indonesia mendapatkan podium 2 oleh Wahyu Nugroho dan podium 3 oleh M. Faerozi Toreqottullah. “Ini merupakan bagian dari strategi dan hasil evaluasi kami dari round-round sebelumnya karena kami terus melihat apa yang perlu ditingkatkan dan menerapkannya mulai dari saat free practice, kualifikasi, sampai Race 1 dan hasil hari ini tentu sangat memuaskan dan sangat positif, tapi kami tidak ingin cepat puas karena masih ada Race 2 sehingga kami akan tetap kembali melakukan evaluasi dan fokus mempersiapkan semuanya agar bisa mendapatkan hasil terbaik di race berikutnya,” tutur Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).     Kemenangan perdana di SS600 ini menjadi momentum penting bagi Wahyu Nugroho dan Yamaha Racing Indonesia. Dengan Indonesia Raya yang berkumandang di podium tertinggi ARRC Mandalika, Wahyu membawa modal kepercayaan diri positif untuk kembali menghadapi Race 2 dan melanjutkan perjuangan di pentas balap Asia.  
VIEW ALL
MORE