Paten Kali! GEAR ULTIMA Sukses Tembus Kaki Gunung Sinabung Walau Hujan & Lewati Jalur Berbatuan Ekstrem
Sumatera Utara, 29 Mei 2026 - Ketangguhan Yamaha GEAR ULTIMA kembali menggebrak lewat aktivitas bertajuk GEAR ULTIMA Jelajah Mountain yang berlangsung di kawasan kaki Gunung Sinabung, Sumatera Utara. Dalam eksplorasi alam selama dua hari tersebut, GEAR ULTIMA “disiksa” untuk melibas jalur ekstrem menuju kawasan sabana Gunung Sinabung yang berada di ketinggian sekitar 1.500 mdpl dengan karakter jalan penuh batu besar, lumpur licin, tanjakan curam, hingga guyuran hujan deras sepanjang perjalanan berangkat.
“Aktivitas GEAR ULTIMA Jelajah Mountain ini secara khusus kami adakan untuk kembali membuktikan skutik ini merupakan motor yang kuat, praktis, dan selalu bisa menemani segala bentuk mobilitas pengendaranya berkat ragam fitur unggulan canggih dan praktis bahkan kualitas rangkanya yang terbukti kuat untuk menerjang area Sabana kaki Gunung Sinabung yang sudah terkenal memiliki jalur sangat ekstrem sekalipun, sehingga dengan kesuksesan ini dapat semakin mempertegas predikat GEAR ULTIMA sebagai Motor Kuat Mantap yang siap temani keluarga muda aktif Indonesia,” ujar Joni Lie, General Manager Marketing & Promotion, PT Alfa Scorpii.
Perjalanan dimulai dari Dealer Yamaha Berastagi menuju kawasan kaki Gunung Sinabung, tetapi sesampainya di area bawah gunung, para peserta langsung dihadapkan dengan medan ekstrem berupa jalan tanah bercampur bebatuan besar yang licin akibat hujan. Kondisi jalur yang dilalui merupakan tanah becek dan tidak padat membuat roda motor harus terus berjuang mencari traksi terbaik saat melintasi area berbatu dan tanjakan panjang khas pegunungan Sinabung. Meski terus digempur jalur licin dan berbatu, performa mesin Blue Core Hybrid 125cc milik GEAR ULTIMA tetap mampu memberikan tenaga responsif saat harus menaklukkan tanjakan curam dengan kontur jalan yang tidak rata.
Tantangan perjalanan pun semakin terasa ketika memasuki area tanjakan panjang menuju kawasan sabana karena jalurnya didominasi oleh batu besar tidak beraturan sehingga membuat para pengendara harus ekstra fokus saat berkendara, terlebih kondisi hujan membuat permukaan batu menjadi jauh lebih licin. Berkat handling yang ringan dan mudah dikendalikan, GEAR ULTIMA tetap terasa lincah saat harus bermanuver di jalur sempit pegunungan. Ditambah lagi kekuatan rangka motor yang kuat juga membuat kendaraan tetap stabil ketika terus-menerus dihajar kontur jalan ekstrem sepanjang perjalanan menuju lokasi camping.
Setelah sukses melewati jalur berat, seluruh perjuangan peserta langsung terbayar lunas dengan panorama megah kaki Gunung Sinabung yang memanjakan mata. Hamparan sabana hijau luas dengan udara dingin khas pegunungan menjadi suasana sempurna untuk menikmati malam bersama. Para peserta pun menghabiskan waktu dengan camping, barbeque, hingga seruput kopi bareng di tengah suhu dingin kawasan pegunungan. Berbagai perlengkapan camping yang dibawa selama perjalanan juga terasa lebih praktis berkat dek kaki luas, handle belakang multiguna, hingga gantungan ganda milik GEAR ULTIMA yang memudahkan untuk membawa itu semua.
“Awalnya saya ragu ketika baru sampai area bawah dari sabana Gunung Sinabung karena gak yakin skutik 125cc seperti GEAR ULTIMA bisa sekuat ini buat diajak naik ke jalur ekstrem begitu kaya banyak batu besar, licin karena hujan pula, sampe tanjakannya juga panjang dengan kondisi jalan yang gak rata, tapi motor ini memang luar biasa kuatnya karena semuanya itu bisa dilewati tanpa ada kendala dan kalaupun harus bawa perlengkapan camping, motor ini bisa nampung itu semua karena dek kakinya luas dan banyak tempat buat naruh barang. Jadi mau jalur perkotaan ataupun ekstrem, perjalanan bareng GEAR ULTIMA tetap terasa seru dan nyaman buat healing tipis-tipis,” ungkap Wanda Yudha, salah satu peserta GEAR ULTIMA Jelajah Mountain.
Melalui aktivitas GEAR ULTIMA Jelajah Mountain, Yamaha kembali menunjukkan bahwa Yamaha GEAR ULTIMA hadir sebagai skutik multiguna yang tidak hanya nyaman digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga tangguh untuk menemani berbagai aktivitas eksplorasi dan petualangan keluarga muda Indonesia di berbagai kondisi jalan.
Training Camp di Italia, Arai Agaska Incar Poin Lagi di World Sportbike Aragon
Menjelang seri 4 World Sportbike yang digelar di sirkuit Aragon Spanyol 29-31 Mei 2026, Arai Agaska telah melakukan persiapan makin matang. Rider binaan Yamaha Racing Indonesia itu menjalani training camp di Italia sepekan lamanya yang diharapkan mendukung performanya lebih mumpuni.
Keberhasilan meraih poin perdana di World Sportbike pada putaran sebelumnya di Autodrom Most Republik Ceko menambah motivasi. Dia ingin mempertajam performa di Aragon, sirkuit yang pernah dijajalnya saat berkompetisi di R3 BLU CRU World Cup 2025. Sukses menembus 10 besar dua race, Arai Agaska belajar dari experience tersebut sebagai modal penting menghadapi World Sportbike Aragon.
Baca Juga: Usai Raih Poin Perdana, Arai Agaska Optimis Hadapi Seri Selanjutnya World Sportbike
Selain itu, pengembangan Yamaha R7 yang terus dilakukan serta perubahan regulasi terkait RPM dan penurunan bobot motor turut mendongkrak penampilan Arai Agaska di World Sportbike. ”Saya akan berjuang memperoleh poin lagi di Aragon, untuk itu mempersiapkan semua faktor yang mendukung pencapaian target itu telah dilakukan. Termasuk training camp di Italia bersama tim ProGP NitiRacing, ini sangat membantu saya belajar teknis dan makin mengenal karakter motor Yamaha R7. Saya optimis bisa balapan lebih baik di Aragon, sirkuit yang pernah saya rasakan waktu race R3 BLU CRU World Cup. Mudah-mudahan hasil yang saya dapatkan nanti sesuai target yang diinginkan,” ungkap Arai Agaska.
Dari 3 seri yang sudah berlangsung, rider asal Nusa Tenggara Barat itu mengambil 1 poin dan sementara berada di peringkat 27 klasemen. Musim perdana di World Sportbike menjadi pelajaran berharga dalam perjalanan karir balapnya. Arai Agaska terpacu untuk senantiasa mengasah skill dan menimba ilmu yang bermanfaat meningkatkan tampilan di lintasan sirkuit.
”Kami terus melakukan pembenahan yang dibutuhkan Arai Agaska agar penampilannya lebih optimal di World Sportbike. Perbaikan di Autodrom Most kami harapkan berlanjut di Aragon, sehingga pemulihan ini berdampak positif baginya menghasilkan poin lagi. Dengan begitu, selalu ada kemajuan yang terealisasikan dari upaya yang dilakukan bersama tim di ajang World Sportbike ini,” tutur Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).
Baca Juga: Genjot Performa di World Sportbike, Arai Agaska Optimis Raih Perubahan Positif
Jadwal Seri 4 World Sportbike, Aragon Spanyol
Jumat 29 Mei
Free Practice : 16:35 - 17:00 WIB
Superpole : 21:00 - 21:25 WIB
Sabtu 30 Mei
Race 1 : 20:15 WIB
Minggu 31 Mei
Race 2 : 18:00 WIB
Impresif di Spanyol, Aldi Satya Mahendra Ingin Bersinar di World Supersport Aragon
Optimisme menyelimuti Aldi Satya Mahendra menghadapi lanjutan World Supersport yang telah memasuki seri 6 akhir pekan ini, 29-31 Mei 2026 di sirkuit Aragon Spanyol. Rentetan hasil positif mendulang poin bahkan hampir podium lagi di Autodrom Most Republik Ceko, membuktikan kapasitasnya dalam persaingan ketat di kejuaraan dunia tersebut.
El’ Dablek memiliki catatan meyakinkan jika berlaga di Spanyol. Pertama kali balapan di negeri Matador itu saat tampil sebagai wild card rider di World Supersport 300 Catalunya tahun 2022 dengan hasil masuk 10 besar posisi 7 dan 8 dua race. Berikutnya, dia juga merebut podium di trek Catalunya ketika berkompetisi di R3 BLU CRU World Cup 2023. Lalu dalam perjalanan mencetak sejarah sebagai juara dunia World Supersport 300 tahun 2024, dia selalu naik podium di Catalunya, Aragon dan seri terakhir Jerez yang sekaligus memastikan predikat kampiun. Di World Supersport 2025 Aldi Satya Mahendra absen dari dua seri Spanyol karena dilanda cedera.
Baca Juga: Back on Fire ! El’ Dablek Makin Garang di World Supersport
Tahun ini rider binaan Yamaha Racing Indonesia itu ingin menorehkan pencapaian apik lagi dalam pertarungan di putaran 6 World Supersport Aragon. ”Balapan di Spanyol selalu menantang dan menyenangkan. Saya sudah sering race di sana yang memberikan banyak pengalaman juga prestasi juara dunia. Karenanya saya berharap di Aragon kali ini bisa mendapatkan poin lagi dengan mempertahankan ada di 5 besar hasil race,” ungkap Aldi Satya Mahendra.
Rider AS BLU CRU Racing Team itu bertekad menjaga konsistensi merebut poin dalam 3 round terakhir. Performanya sudah teruji berkelas dunia dimana dari 5 putaran yang sudah dijalani, hanya satu seri tidak berbuah poin. Di klasemen sementara dia berada di peringkat 12 mengumpulkan 54 poin.
Baca Juga: Kembali ke Tren Positif, Aldi Satya Mahendra Tak Sabar Ulang Momen Manis di Ceko
”Selalu istimewa rasanya ketika tampil di Spanyol, negeri tempat Aldi Satya Mahendra mendapatkan pembelajaran melimpah tentang balapan dunia. Kami juga memilih Spanyol sebagai tempat dia stay sementara agar cepat beradaptasi dengan atmosfer kejuaraan dunia dan latihan fisik maupun practice di sirkuit. Kerjasama yang solid dengan para kru tim yang berasal dari negara itu juga mendukungnya mendapatkan hasil mumpuni. Datang lagi di Aragon, semoga menuai perolehan memuaskan seperti yang pernah didapatkannya di sana,” tutur Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).
Jadwal Seri 6 World Supersport, Aragon Spanyol
Jumat 29 Mei
Free Practice : 14:40 - 15:20 WIB
Superpole : 18:55 - 19:35 WIB
Sabtu 30 Mei
Race 1 : 17:30 WIB
Minggu 31 Mei
Race 2 : 19:00 WIB