Product

Dealer

Credit

Konsultasi

Service

NEWS & EVENT

blue-card-img

2 April 2026 sticky

Lewati Ujian di Portimao, Arai Agaska Gaspol Latihan di Eropa

Arai Agaska mendapatkan pelajaran berharga usai menjalani seri perdana World Sportbike yang berlangsung di Portimao Portugal, 28-29 Maret 2026. Dia masih perlu banyak waktu untuk beradaptasi termasuk memahami karakter Yamaha R7 yang digunakannya di World Sportbike. Putaran pembuka diselesaikannya masing-masing finish ke-20 race 1 dan urutan 23 race 2. Balapan di sirkuit menantang Portimao ditambah lagi menghadapi persaingan yang begitu ketat dengan pembalap-pembalap lain, adalah ujian yang telah dituntaskan Arai Agaska. Rider muda berusia 18 tahun itu juga membutuhkan waktu untuk terbiasa menggeber Yamaha R7. Juga manage ban karena saat race di Portimao, dia terkendala motor sering spin di bagian belakang sehingga banyak kehilangan waktu.     Baca Juga: Babak Baru Arai Agaska, Debut Geber Yamaha R7 di World Sportbike 2026   ”Saya banyak belajar dari hasil balapan di Portimao khususnya mengenal lebih dalam mengenai Yamaha R7 buat balapan. Butuh latihan lagi yang akan saya jalani di Misano, sekaligus memperkuat fisik. Dengan begitu akan sangat membantu untuk race pada seri-seri berikutnya agar mendapatkan hasil yang lebih baik,” ungkap Arai Agaska. Result putaran pembuka tidak memberikan poin bagi Arai Agaska. Rider asal Nusa Tenggara Barat itu menempati posisi 26 di klasemen sementara. Masih ada 7 seri berikutnya untuk berupaya memperoleh poin di kalender musim World Sportbike 2026.   Baca Juga: Tancap Gas Dominasi Kejuaraan Nasional, Konsisten Hadir Yamaha One Make Race Jadi Wadah Pembinaan Pembalap   ”Tahun pertama Arai Agaska di World Sportbike sudah dimulai di Portimao Portugal. Kami sudah melakukan sejumlah evaluasi yang bermanfaat untuk perbaikan pada seri-seri berikutnya. Tambahan latihan di Eropa juga disiapkan guna memperbaiki performa. Kami harapkan pembenahan itu akan terlihat hasilnya pada lanjutan round mendatang,” papar Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).           

grey-card-img

1 April 2026

Siap Bangkit Lagi, Aldi Satya Mahendra Fokus Pemulihan dan Kembali Stay di Eropa

Aldi Satya Mahendra telah menuntaskan seri ke-2 World Supersport yang berlangsung di sirkuit Portimao Portugal, 28-29 Maret 2026. Hasil dua race telah dievaluasi, juga kembali melanjutkan pemulihan pasca operasi pergelangan tangan sehingga siap tampil dengan kondisi lebih baik pada putaran berikutnya. Kurang dari satu bulan lamanya menuju round 3 di Assen Belanda 18-19 April, rider binaan Yamaha Racing Indonesia itu berharap adanya perbaikan result race. Ketika balapan di Portimao, Aldi Satya Mahendra “El’ Dablek” sempat memberikan pertarungan di barisan tengah race 1. Namun motornya ditabrak oleh pembalap lain menyebabkan knalpot bengkok dan agak melebar keluar, sehingga saat mau belok kanan selalu menyentuh aspal jadi motor tidak bisa di push. Race 2 berjalan lebih baik bagi rider AS BLU CRU Racing Team itu karena set up motor mengantarkannya mendapatkan best time sepanjang rangkaian seri 2 Portimao. Sayangnya, saat memasuki lap 8 dia merasakan sakit pada pergelangan tangan kanan yang merupakan efek dari operasi sebelumnya. Keadaan itu membuatnya memutuskan masuk pit box dan berhenti balapan lebih awal.   Baca Juga: Aldi Satya Mahendra El’ Dablek Target Pertahankan Posisi Klasemen di Seri 2 World Supersport Portimao   Aldi Satya Mahendra tidak mendapatkan poin dari dua race kali ini, finish ke-23 race 1 dan DNF race 2. ”Hasil race di Portimao kurang maksimal karena terkendala insiden dan kondisi pergelangan tangan yang masih dalam pemulihan. Setelah ini ada waktu rehat dan kembali ke Eropa menjalani seri-seri berikutnya di sana. Semoga semuanya lancar dan saya bisa mengambil poin lagi untuk memperbaiki posisi di klasemen,” ungkap Aldi Satya Mahendra. Rencananya rider berusia 19 tahun asal Yogyakarta itu akan kembali ke Eropa awal April nanti dan stay di sana hingga seri 7 di Misano bulan Juni. Kesempatan terbuka baginya untuk melakukan improvement berbagai aspek yang dibutuhkan saat race. Di klasemen sementara dia berada di peringkat 11 dengan 23 poin hasil dari seri 1 Phillip Island Australia dimana dia mengukir sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang naik podium di ajang World Supersport. Baca Juga: Yamaha Racing Indonesia 2026 Season Launch, Bangun Mimpi Bersama Wujudkan Kemenangan!   ”Kondisi eksternal mempengaruhi hasil balap yang diperoleh Aldi Satya Mahendra di Portimao, karenanya penting untuk tetap menatap ke depan pada seri-seri selanjutnya. Untuk lima putaran berikutnya dia akan tinggal di Eropa dan kami harapkan mencapai hasil optimal yang bermanfaat menambah poin agar meningkatkan posisi di klasemen. Perjalanan musim ini masih panjang dan kami tetap optimis masih terbuka peluang meraih hasil optimal,” papar Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).  

grey-card-img

29 March 2026

Lebih Dari Kalcer, Performa Skutik Classy Yamaha Sukses Buktikan Keunggulannya di Jalur Pegunungan

Jakarta, 28 Maret 2026 – Mobilitas anak muda masa kini bukan lagi sekadar mobilitas dari satu titik ke titik lainnya seperti untuk berangkat kerja atau sering juga diajak pergi sejenak mencari suasana baru atau sering disebut healing tipis-tipis ke luar kota, tetapi juga ingin kendaraan yang stylish dan performa selalu dapat diandalkan.Seluruh kebutuhan tersebut dapat terjawab lewat skutik kalcer Yamaha, yaitu Grand Filano Hybrid yang telah dibuktikan kemampuannya lewat perjalanan acara Classy Fun Day (14-16/2) yang juga sekaligus menjadi ajang pembuktian bagaimana skutik kalcer ini dapat mendukung mobilitas anak muda yang dinamis, mulai dari padatnya jalan perkotaan hingga jalur ekstrem di area pegunungan daerah Garut. Perjalanan dimulai dari Bandung dengan kondisi lalu lintas khas perkotaan waktu long weekend yang sangat padat sehingga cenderung stop & go. Memasuki jalur lintas kota menuju Garut, ritme berkendara berubah jadi merayap dengan intensitas kendaraan yang cukup tinggi. Tantangan mulai terasa saat melintasi jalur Cijapati, di mana tanjakan panjang dan tikungan menjadi “menu utama” sebelum akhirnya menuju kawasan Kawah Kamojang yang berada di ketinggian sekitar 1.700 mdpl dengan karakter jalan yang lebih ekstrem, penuh tanjakan curam dan tikungan tajam. Menariknya, di seluruh kondisi tersebut, Grand Filano Hybrid tetap terasa “chill” berkat mesin Blue Core Hybrid 125cc yang membuat akselerasinya jadi lebih bertenaga sehingga cukup untuk melibas tanjakan tanpa drama, dan didukung juga dengan handling-nya ringan sehingga tetap nyaman dikendalikan.     Selain soal tenaga, efisiensi bahan bakar juga jadi highlight yang tidak kalah menarik karena dengan jarak tempuh kurang lebih total 150 kilometer selama 2 hari dan kondisi jalan yang beragam, konsumsi bahan bakar kedua skutik ini tergolong irit. Pada saat awal perjalanan, seluruh tangki bensin dari setiap motor peserta telah diisi penuh, tetapi ketika sampai di Kawah Kamojang, indikator bensin nyaris tidak menunjukkan penurunan selama riding berlangsung sehingga menjadi sebuah detail kecil yang justru bikin pengalaman berkendara terasa makin praktis dan worry-free.* “Skutik Grand Filano yang saya kendarain ini rasanya bikin pengendaranya lupa isi bensin karena setelah diajak perjalanan jarak jauh dari Bandung – Garut – Bandung ternyata rata-rata konsumsi bahan bakarnya itu berhasil di atas 60KM/Liter berdasarkan hasil penghitungan otomatis yang sudah tersedia pada layar TFT Sub Display-nya dan warna terbaru Royal Iron ini juga bener-bener cakep banget bikin riding harian ataupun jarak jauh bareng Grand Filano Hybrid itu selalu percaya diri dan pastinya sesuai dengan gaya anak muda jaman now yang kalcer,” ujar Fariz Ibrahim, peserta Classy Fun Day 2026 yang mengendarai Grand Filano Hybrid warna Royal Iron. Perjalanan ini juga terasa semakin lengkap karena setiap titik yang disinggahi benar-benar mencerminkan lifestyle anak muda masa kini mulai dari hangout di kafe dengan view pegunungan, ikut art workshop, riding bareng komunitas, hingga menikmati suasana urban Bandung lewat aktivitas seperti bowling. Maka dari itu, semua terasa relevan dan menyatu antara gaya, pengalaman berkendara, dan cara berekspresi khas generasi muda kalcer yang outstanding. “Kami melihat bahwa kebutuhan anak muda saat ini bukan hanya kendaraan yang stylish atau sebutan anak zaman sekarang itu kalcer, tetapi juga yang bisa mengikuti gaya hidup mereka yang dinamis dan skutik Grand Filano Hybrid itu tampil dengan keseimbangan antara desain, performa, dan efisiensi, sehingga bisa digunakan untuk mobilitas harian hingga eksplorasi tipis-tipis seperti ke luar kota dengan tetap nyaman dan percaya diri,” ungkap Rifki Maulana, Manager Public Relations, YRA, & Community, PT Yamaha Indonesia Motor Mfg. Selain punya penampilan kalcer yang standout, skutik idaman anak muda kalcer ini juga menjadi sebuah skutik yang selalu relevan di berbagai situasi. Mulai dari rutinitas harian sampai perjalanan penuh eksplorasi, semuanya bisa dilibas dengan santai karena berkendara itu bukan sekadar sampai tujuan tapi juga soal menikmati setiap perjalanan dengan style dan performa yang sama-sama bisa diandalkan.     Grand Filano Hybrid Yamaha Grand Filano Hybrid dikenal sebagai skuter matik yang Fashionable dan Functional. Hal itu dikarenakan Yamaha Grand Filano Hybrid hadir dengan desain yang timeless dan elegan, tapi tetap modern karena memiliki beragam fitur canggih seperti sudah menggunakan teknologi Blue Core Hybrid 125 cc yang irit dan powerful, TFT Sub Display pada speedometer dan lampunya sudah Full LED serta Smart Key System. Skutik yang punya beragam warna menarik ini tidak hanya stylish tapi juga praktis karena memiliki fitur Smart Front Refuel sehingga pengisian bahan bakar lebih praktis dan punya kapasitas bagasi terbesar di kelasnya yaitu 27 Liter serta fitur Electric Power Socket dengan USB Type A guna mendukung para pengendaranya bisa tetap online terkoneksi selama berkendara. *Hasil bervariasi bergantung pada bobot, gaya berkendara, dan kondisi perjalanan

grey-card-img

27 March 2026

Babak Baru Arai Agaska, Debut Geber Yamaha R7 di World Sportbike 2026

Kalender World Sportbike 2026 bergulir akhir pekan ini ditandai dengan digelarnya seri perdana 28-29 Maret di sirkuit Portimao Portugal. Rider binaan Yamaha Racing Indonesia, Arai Agaska, bakal memulai perjalanannya menghadapi pertarungan sengit dengan pembalap-pembalap lainnya. Dia optimis bakal meraih target menembus 5 besar musim ini, yang akan dimulai dengan menjalani putaran pembuka weekend ini. Arai Agaska sudah mengenal trek Portimao, tahun lalu saat berkompetisi di R3 BLU CRU World Cup, round pembuka diikutinya di sirkuit tersebut. Hasilnya langsung menggebrak dengan raihan podium 3 race 1 dan posisi 4 race 2. Rider usia 18 tahun itu membuktikan kualitasnya di ajang dunia bersaing dengan petarung lainnya.   Baca Juga: Runner Up R3 BLU CRU World Cup 2025, Ini Kunci Keberhasilan Arai Agaska   Kembali ke Portimao, Arai Agaska yang balapan bersama tim ProGP NitiRacing di World Sportbike bertekad mendapatkan result optimal, berharap naik podium didukung performa Yamaha R7. ”Tampil di World Sportbike memberikan challenge baru yang telah saya nantikan, diawali dengan race di Portimao dimana terdapat memori manis podium. Keberhasilan itu memotivasi saya untuk berjuang penuh agar mendapatkan hasil maksimal kali ini. Saya berharap dapat memulai adventure musim ini dengan positif di Portimao,” ungkap Arai Agaska. Modal pembalap asal Nusa Tenggara Barat itu juga menggunakan experience pernah tampil di sirkuit-sirkuit Eropa yang dilakoninya di R3 BLU CRU World Cup 2025. Pencapaian sebagai runner up di akhir musim menambah kepercayaan diri untuk berprestasi di World Sportbike. Ajang itu akan semakin mengasah kemampuannya dan menimba banyak pengalaman kelas dunia.   Baca Juga: Buktikan Improvement, Arai Agaska Raih Poin di World Supersport 300 Jerez   Apalagi, Arai Agaska pernah ambil bagian sebagai wild card rider di World Supersport 300 tahun lalu menggunakan Yamaha R3 di seri 5 di Magny-Cours Prancis dan seri 8 Jerez Spanyol. Di Magny-Cours dia memperlihatkan perlawanan berkelas meskipun finish di posisi 28 race 1 dan ke-23 race 2 karena crash dan insiden ditabrak rider lain. Lalu di Jerez, Arai Agaska start dari barisan belakang grid 25 dan berada di posisi 16 saat balapan dihentikan karena ada pembalap lain yang jatuh di jalur racing line. Balapan pun belum mencapai 2/3 dari total lap sehingga race diulang. Hasilnya, Arai Agaska ada di urutan 17. Lalu pada race 2 dia mampu bertarung dengan top group sempat berada di posisi 5 sampai akhirnya finish ke-12 meraih 4 poin.    ”Setelah sukses di kejuaraan R3 BLU CRU World Cup, kami mengantarkan Arai Agaska berkompetisi di World Sportbike tahun ini. Kesempatan ini akan dimanfaatkannya semaksimal mungkin, dan berupaya mencapai prestasi di kejuaraan bergengsi itu. Race di Portimao menjadi langkah awal, dan kami akan terus mendampingi Arai Agaska agar selalu improve dan mendapatkan raihan impresif,” tutur Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).   Jadwal Seri 1 World Sportbike, Sirkuit Portimao Portugal Jumat 27 Maret 2026 Free Practice : 16:40-17:05 WIB Superpole : 21:10-21:35 WIB Sabtu 28 Maret 2026 Race 1 : 20:00 WIB Minggu 29 Maret 2026 Race 2 : 20:00 WIB  

grey-card-img

26 March 2026

Aldi Satya Mahendra El’ Dablek Target Pertahankan Posisi Klasemen di Seri 2 World Supersport Portimao

Lebih dari satu bulan berlalu setelah mengukir sejarah sebagai rider Indonesia pertama yang meraih podium di World Supersport, Aldi Satya Mahendra “El’ Dablek” kembali tampil di kejuaraan dunia bergengsi tersebut. Pembalap binaan Yamaha Racing Indonesia itu akan menggeber lagi Yamaha R9 pada seri 2 World Supersport yang digelar di sirkuit Portimao Portugal, 28-29 Maret 2026. Motivasi dan kepercayaan dirinya bertambah karena naik podium 2 race 2 putaran pembuka di sirkuit Phillip Island Australia akhir Februari lalu. Apalagi mendapatkan hasil mengesankan itu dari start paling belakang (grid 28), Aldi Satya Mahendra telah membuktikan kapasitasnya sebagai pembalap dunia yang mampu berprestasi mumpuni menghadapi para pesaing yang lebih berpengalaman. Baca Juga: Bukti Pembinaan Mendunia Yamaha Racing Indonesia, Aldi Satya Mahendra Ukir Sejarah di World Supersport Australia, Selanjutnya Targetkan Juara Race Rider usia 19 tahun itu pun ingin melanjutkan tren positif di Portimao untuk mempertahankan posisi 5 besar di klasemen. Sementara ini dia berada di peringkat 5 mengoleksi 23 poin dari pencapaian round 1 memperoleh podium 2 race 2 dan urutan 13 race 1. Awal musim yang baik ini diharapkan melapangkan perjalanannya agar terus improve. ”Weekend luar biasa di Phillip Island sangat membahagiakan, saya terpacu untuk menghasilkan podium lagi hingga juara race dalam perjalanan kompetisi musim ini. Di Portimao, harapan saya tidak ada kendala saat race dan tetap masuk 5 besar klasemen. Untuk itu, saya sudah mempersiapkan fisik, dan performa motor R9 akan sangat mendukung untuk tampil bagus. Saya telah beberapa kali balapan di Portimao, lalu kembali race di trek itu di musim ke 2 saya di World Supersport, harapannya hasil race kembali memberikan poin signifikan," ungkap Aldi Satya Mahendra yang bergabung dengan AS BLU CRU Racing Team. Baca Juga: Yamaha Racing Indonesia 2026 Season Launch, Bangun Mimpi Bersama Wujudkan Kemenangan! Sebelumnya, Aldi Satya Mahendra sudah dua kali balapan di sirkuit Portimao pada dua ajang racing. Pada tahun 2024 dalam journey menjadi juara dunia World Supersport 300, rider asal Yogyakarta itu finish di tempat ke-6 race 1 dan ke-8 race 2 seri Portimao. Lalu di musim pertamanya di World Supersport tahun lalu, dia menempati urutan 20 race 1 dan ke-15 race 2. ”Tim dan Aldi Satya Mahendra ingin melanjutkan momentum dari result historis seri 1 Phillip Island. Kinerja solid dan penampilan Aldi Satya Mahendra yang makin terasah tajam, terbukti memberikan kesuksesan di putaran pertama. Kami harus memanfaatkan momen ini dan optimis di Portimao akan menuai output yang diharapkan,” tutur Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).   Jadwal Seri 2 World Supersport 2026, Sirkuit Portimao Portugal Jumat 27 Maret Free Practice : 17:20 - 18:00 WIB Superpole : 22:00 - 22:40 WIB Sabtu 28 Maret Race 1 : 20:00 WIB Minggu 29 Maret Race 2 : 20:00 WIB