Blog
Bearing Motor: Fungsi dan Tanda Bearing Aus
2 March 2026
Bearing motor atau bantalan adalah komponen kecil yang membantu bagian berputar bekerja lebih halus. Istilah ini mengacu pada elemen yang menahan gesekan dan menjaga poros tetap stabil.
Pentingnya bagi mesin tidak bisa diremehkan. Bantalan ada pada roda, kruk as, transmisi, dan komponen samping, sehingga perannya meluas ke hampir seluruh sistem penggerak.
Fungsi utamanya meliputi menahan beban, mengurangi gesekan, dan menjaga kestabilan putaran. Hasilnya, tenaga tersalur lebih efisien dan umur komponen lebih panjang.
Kerusakan awal sering memberi tanda yang halus. Suara sedikit berisik atau getaran ringan kerap diabaikan, padahal aus kecil bisa memicu kerusakan berantai pada sistem lain.
Artikel ini adalah panduan pembeli dan diagnosis. Pembahasan selanjutnya mencakup peran detail, jenis, cara kerja dan pelumasan, tips memilih ball atau roller, checklist ukuran, serta langkah pemasangan dan perawatan.
Panduan ini cocok untuk pemilik motor harian dan teknisi rumahan yang ingin memilih komponen tepat dan mencegah masalah lebih besar.
Cek disini: Motor Touring Yamaha Xmax 250
Mengenal bearing motor dan perannya pada mesin
Di banyak titik mesin, ada elemen yang mencegah gesekan langsung antarlogam pada poros. Satu jenis komponen ini sering ditemui di roda, area poros roda gigi, dan bagian transmisi yang butuh putaran presisi.
Peran utamanya adalah memberi tumpuan agar poros dapat berputar tanpa “menggerus” rumah mesin. Dengan begitu, usia pakai bagian lain meningkat dan performa mesin tetap stabil.
Hubungan kerja antara ring dalam, ring luar, dan elemen penggulung menjadikan perangkat ini lebih dari sekadar cincin. Sistem ini menyalurkan beban, menata gerakan, dan mengurangi gesekan antarbagian.
Pemilihan solusi tumpu seperti ini dipilih karena jauh lebih efisien dibandingkan dengan kontak logam ke logam langsung. Saat membeli, kenali aplikasi dan peran tiap titik pemasangan untuk menentukan ukuran, tipe seal, dan model yang sesuai.
Fungsi bearing dalam menahan beban dan mengurangi gesekan
Fungsi utama komponen tumpu ini adalah menerima beban dan menyalurkannya ke rumah mesin sambil mengurangi gesekan. Dengan peran itu, efisiensi tenaga meningkat dan aus berkurang.
Beban radial pada poros
Beban radial muncul tegak lurus terhadap poros, misalnya gaya dari roda ke sumbu. Komponen tumpu harus menahan beban ini secara stabil agar poros tidak bergeser saat putaran berlangsung.
Ketahanan terhadap beban radial mencegah getaran lateral yang bisa merusak segel dan rumah. Pilih desain yang sesuai dengan arah gaya dominan.
Beban aksial dan kombinasi
Beban aksial bekerja searah poros, seperti dorongan saat pengereman atau gaya aksial pada gigi. Kadang terjadi kombinasi radial + aksial yang menuntut elemen gelinding lebih kuat.
Tekanan kontak internal pada ball atau roller memengaruhi panas dan keausan, sehingga kapasitas menahan beban harus sejalan dengan pelumasan yang tepat.
Menjaga putaran halus dan stabil
Komponen tumpu yang presisi mengurangi getar dan menjaga alignment poros. Hasilnya, putaran terasa ringan dan konsumsi tenaga turun.
Perawatan dan pelumasan yang benar membantu mempertahankan kestabilan putaran dan mencegah kerusakan komponen lain.
Jenis bearing yang umum dipakai pada motor
Di bagian mesin tertentu, ada beberapa tipe tumpuan yang dipilih sesuai kebutuhan beban dan ruang. Pemahaman jenis membantu menentukan mana yang paling tepat untuk putaran, daya tahan, dan bentuk pemasangan.
Ball bearing dan karakteristiknya
Ball bearing populer karena gesekan rendah dan cocok untuk putaran relatif tinggi. Ukurannya beragam, mudah didapat, dan sering dipakai pada roda kecil serta komponen yang butuh presisi.
Roller bearing untuk beban berat
Desain roller meningkatkan area kontak sehingga lebih baik untuk menahan beban berat. Tipe ini dipilih saat tekanan kerja besar dan daya tahan menjadi prioritas.
Cylindrical roller untuk beban radial besar
Roller silinder memiliki bentuk panjang sehingga mampu mendistribusikan beban radial lebih merata. Bentuk silinder ini mengurangi deformasi pada kontak dan cocok untuk poros yang menerima beban lateral besar.
Tapered roller untuk beban kombinasi dan kestabilan posisi
Tapered roller menangani gaya radial dan aksial sekaligus. Desain kerucut membantu menjaga posisi poros dan cocok untuk titik yang menerima gaya kombinasi.
Needle roller untuk ruang sempit dan torsi
Needle roller menawarkan kapasitas torsi dalam ruang terbatas. Bentuknya tipis, ideal untuk aplikasi dengan batas dimensi, namun tetap butuh kemampuan menahan beban tertentu.
Catatan singkat: pilih jenis bearing selalu berdasarkan beban, arah gaya, dan bentuk ruang pemasangan agar umur pakai lebih panjang dan aus dapat dicegah.
Cara kerja bearing: hubungan poros, rumah, dan pelumasan
Kerja komponen gelinding bergantung pada keterkaitan presisi antara poros, rumah, dan film pelumas. Ring dalam menempel pada poros, sedangkan ring luar tertahan oleh rumah sehingga elemen penggulung dapat memfasilitasi putaran dengan gesekan minimal.
Interaksi poros dengan ring dalam dan ring luar
Ring dalam harus pas pada poros agar tidak slip. Fitment yang longgar atau terlalu rapat bisa menimbulkan panas, slip, atau kerusakan pada ring dan rumah.
Peran cage/retainer dalam menjaga posisi ball/roller
Cage menjaga jarak antarelemen gelinding sehingga tidak saling bertabrakan. Dengan posisi konsisten, ball dan roller berputar stabil dan aus berkurang.
Pelumas, tekanan, dan pengaruhnya pada gesekan serta suhu
Pelumas membentuk film pemisah yang menurunkan gesekan dan menahan kenaikan suhu saat tekanan meningkat. Mesin dengan variasi putaran dan temperatur menuntut jenis grease atau oli yang tepat.
Masalah pelumasan kurang, viskositas salah, atau terkontaminasi—sering cepat memicu bunyi, panas, dan keausan dini.
Kapan memilih ball bearing vs roller bearing
Keputusan antara ball dan roller harus didasari karakter beban dan pola putaran pada titik pemasangan. Pahami kebutuhan sebelum membeli agar fungsinya sesuai dan umur pakai panjang.
Kebutuhan putaran tinggi dan beban ringan-sedang
Untuk titik yang butuh putaran cepat, ball bearing sering lebih cocok. Elemen ini memberi respons putaran halus dan menimbulkan gesekan lebih rendah pada kecepatan tinggi.
Jika beban relatif ringan atau sedang, pilihan ini membantu mengurangi panas dan konsumsi energi. Periksa ukuran serta seal yang sesuai untuk lingkungan operasi.
Kebutuhan menahan beban berat dan daya tahan
Saat fokus pada kemampuan menahan beban dan ketahanan jangka panjang, roller bearing biasanya lebih tepat. Desainnya mendistribusikan tekanan sehingga mampu menahan beban berat lebih baik.
Gunakan tipe yang sesuai bila beban dominan radial atau kombinasi radial-aksial. Pastikan juga kemampuan material dan toleransi sesuai spesifikasi pabrikan.
Menilai kebutuhan: lihat lokasi pemasangan, arah gaya, dan target efisiensi putaran atau stabilitas beban. Selalu pilih produk aftermarket berkualitas atau sesuai spesifikasi pabrik agar pemasangan rapi dan komponen tidak cepat rusak.
Tanda-tanda bearing aus yang perlu diwaspadai
Suara, getaran, dan panas adalah sinyal paling umum saat titik tumpu poros mulai bermasalah. Kenali pola gejala ini agar tidak salah mengonfirmasi diagnosis pada komponen lain dan menghindari penggantian yang tidak perlu.
Bunyi dengung atau ngorok saat mesin berputar
Bunyi yang mengikuti kecepatan putaran biasanya berasal dari elemen gelinding. Suara makin jelas saat beban meningkat dan berbeda dari gesekan rem atau rantai.
Cara membedakan: dengung yang naik turun sesuai RPM menandakan masalah internal; bunyi kasar sekali bisa berarti race retak.
Getaran meningkat di area samping
Rasakan tangan di dekat rumah bearing saat mesin hidup. Getaran lokal menunjukkan bahwa permukaan race atau cage mulai rusak.
Jika getaran hanya muncul di samping tertentu, kemungkinan pelumas gagal atau partikel masuk ke dalam elemen.
Suhu naik dan gesekan terasa lebih berat
Panas berlebih menandakan peningkatan gesekan. Panas mempercepat degradasi pelumas sehingga aus semakin cepat.
Putaran tidak stabil dan muncul oblak pada poros
Putaran yang ‘seret’ atau oblak pada poros sering berarti toleransi internal membesar atau elemen gelinding pecah. Tindakan cepat diperlukan karena fungsi bearing menjaga putaran halus dan menahan beban turun drastis saat aus.
Dampak bearing aus terhadap komponen lain dan performa motor
Aus pada tumpuan poros sering memicu kerusakan berantai pada komponen lain jika tidak cepat ditangani. Satu titik yang bermasalah bisa berimbas pada sistem transmisi dan respons mesin.
Kerusakan poros, dudukan, dan transmisi
Elemen gelinding yang aus merusak permukaan poros dan dudukan. Alignment berubah dan komponen transmisi mengalami keausan lebih cepat.
Jika poros tergores atau oval, biaya perbaikan naik karena perlu penggantian poros atau perbaikan rumah pemasangan.
Konsumsi tenaga meningkat akibat gesekan
Gesekan bertambah saat elemen tidak bekerja optimal. Mesin harus mengerahkan tenaga lebih besar sehingga performa turun dan panas meningkat.
Peningkatan konsumsi bahan bakar dan menurunnya akselerasi adalah tanda umum masalah ini.
Risiko macet saat beban tinggi
Saat pelumas gagal dan beban tinggi, tumpuan bisa terasa dan mengunci putaran. Kejadian ini berisiko merusak gear, poros, atau komponen transmisi lain.
Ganti bagian yang aus tepat waktu. Perbaikan dini biasanya lebih murah dibanding mengganti poros atau komponen lain yang ikut rusak, apalagi jika kondisi kerja dan beban semakin ekstrem.
Penyebab bearing cepat rusak: dari pemasangan hingga kondisi kerja
Kerusakan cepat pada tumpuan poros sering dimulai dari kesalahan kecil saat pemasangan. Sebelum mengganti komponen, pahami faktor yang memperpendek umur pakai agar solusi benar-benar tuntas.
Kesalahan pemasangan dan ketidaksejajaran
Misalignment membuat beban tidak merata pada track dan elemen gelinding. Akibatnya, muncul titik panas dan permukaan race cepat aus, meski part baru dipasang.
Kontaminasi debu, air, dan pelumas tidak sesuai
Debu atau air yang masuk merusak film pelumas. Gesekan naik, pitting muncul, dan umur menahan beban turun drastis. Pilih jenis seal yang cocok untuk lingkungan kerja.
Beban berlebih dan arah yang salah
Menggunakan komponen di luar kemampuan desain atau menerima arah gaya yang tidak sesuai mempercepat retak dan deformasi. Pastikan beban dan arah cocok dengan spesifikasi jenis yang dipakai.
Ukuran tak tepat dan toleransi/clearance keliru
ID, OD, atau lebar yang salah menyebabkan longgar atau seret. Clearance keliru menghasilkan panas lebih tinggi dan kerusakan cepat pada rumah pemasangan.
Sebelum membeli pengganti, lakukan diagnosis akar masalah. Perbaiki pemasangan, pelindung, dan pemilihan ukuran agar penggantian tidak berakhir sama dalam waktu singkat.
Checklist memilih Bearing yang tepat untuk kebutuhan Anda
Memilih komponen tumpu yang tepat dimulai dari daftar cepat ukuran, beban, putaran, dan kondisi lingkungan. Gunakan checklist ini saat belanja di toko onderdil atau marketplace agar tidak salah spesifikasi.
Menentukan ukuran: diameter dalam, diameter luar, dan lebar
Pastikan ukur diameter dalam (ID), diameter luar (OD), dan lebar sesuai spesifikasi. Bila tidak ada part number, bawa bearing lama sebagai pembanding untuk mengukur langsung.
Menyesuaikan kemampuan menahan beban (radial/aksial)
Tentukan apakah titik pemasangan menerima beban radial, aksial, atau kombinasi. Pilih komponen dengan kemampuan menahan beban yang sesuai agar tidak cepat aus.
Menilai kebutuhan putaran dan tingkat gesekan
Untuk aplikasi putaran tinggi, pilih desain yang mendukung putaran halus dan pengendalian temperatur. Perhatikan juga tingkat gesekan yang dihasilkan oleh tipe elemen gelinding dan pelumas.
Memilih tipe seal: terbuka, ZZ, atau 2RS sesuai lingkungan
Open memberi perawatan mudah tapi rentan terhadap kontaminasi. ZZ (metal shield) cocok untuk debu ringan. 2RS (karet) lebih baik bila sering kena air atau kotoran, namun memerlukan perhatian pada pelumasan.
Memastikan kecocokan dengan posisi pemasangan dan rumah
Periksa kondisi dudukan dan rumah pemasangan; permukaan aus atau longgar menyebabkan slip ring, oblak, atau panas berlebih. Pastikan fitment pas dan rata sebelum pemasangan akhir.
Menyesuaikan bearing dengan aplikasi motor: roda, mesin, dan komponen pendukung
Pemilihan tumpuan harus mempertimbangkan aplikasi spesifik pada motor. Titik pemasangan di roda, blok mesin, dan komponen pendukung menghadapi kondisi kerja yang berbeda. Kenali tantangan tiap lokasi sebelum menentukan jenis dan ukuran.
Bearing roda: fokus pada beban, air, dan debu
Pada roda, tumpuan menerima beban kejut dari permukaan jalan. Potensi masuk air dan debu tinggi, jadi seal yang rapat dan pelumas berkualitas wajib dipertimbangkan.
Pilih produk yang tahan kontaminan agar suara berisik dan keausan dini dapat diminimalkan.
Mesin: suhu tinggi, putaran, dan pelumasan
Di area mesin, suhu dan putaran cenderung lebih tinggi. Tumpuan harus kompatibel dengan pelumas yang menjaga stabilitas temperatur.
Perhatikan material dan toleransi agar ketahanan jangka panjang terjaga pada kondisi kerja berat.
Komponen samping: ruang terbatas dan bentuk khusus
Komponen pendukung sering kali punya ruang sempit dan bentuk kompleks. Pilih tumpuan yang dimensinya tipis namun cukup kuatuntuk menahan beban.
Ingat bahwa komponen sekitar spacer, seal, dan dudukan—mempengaruhi umur pakai. Sesuaikan pilihan jenis dengan pola pemakaian harian, jarak, dan kondisi jalan untuk biaya kepemilikan yang efisien.
Tips pemasangan bearing agar awet dan presisi
Pemasangan yang tepat menentukan umur komponen dan mengurangi risiko kerusakan pada poros. Teknik yang benar membantu menjaga putaran halus dan mencegah getar yang merambat ke bagian lain.
Teknik press yang benar agar ring tidak rusak
Gunakan alat press atau socket dengan diameter yang menekan hanya satu ring pada saat pemasangan. Tekan ring dalam saat memasang ke poros; tekan ring luar saat memasang ke rumah.
Hindari memukul langsung pada elemen gelinding. Tekanan merata memastikan race tidak retak dan putaran tetap halus.
Pemanasan dan pendinginan terkontrol untuk pemasangan
Panaskan ring luar pada oven kecil atau rendam dalam minyak panas yang bersih untuk ekspansi ringan. Cara ini memudahkan masuk tanpa hentakan keras.
Alternatif: dinginkan komponen poros di freezer untuk penyusutan sementara. Pastikan suhu terkontrol dan aman agar tidak menyebabkan deformasi.
Pengecekan kelurusan poros dan kebersihan rumah
Periksa poros dari burr, karat, atau kotoran. Bersihkan rumah pemasangan agar tidak ada kontaminan yang memicu misalignment.
Gunakan dial indicator sederhana untuk memastikan kelurusan. Setelah terpasang, putar searah tangan untuk mengecek ulang rotasi dan mendengarkan adanya gesekan abnormal.
Tips praktis: pakai sarung tangan bersih, pelumas sesuai rekomendasi, dan alat dengan ukuran pas. Pemasangan presisi bukan hanya melindungi komponen; ia juga menjaga performa keseluruhan mesin.
Perawatan bearing: pelumas, kebersihan, dan inspeksi berkala
Menjaga kebersihan dan kesiapan pelumasan adalah kunci agar tumpuan bekerja optimal. Perawatan fokus pada tiga hal: pelumasan rutin, kebersihan rumah dan seal, serta inspeksi berkala untuk mendeteksi masalah awal.
Kapan perlu relubrication dan pilihan pelumas
Relubrication dilakukan sesuai tipe seal, jenis grease/oli, dan kondisi pemakaian. Motor harian di kota biasanya perlu penggantian lebih jarang dibandingkan dengan yang sering melewati hujan atau membawa beban berat.
Pilih grease atau oli yang direkomendasikan produsen. Untuk area basah, gunakan seal 2RS dan pelumas tahan air; untuk putaran tinggi, pilih pelumas viskositas rendah yang mendukung pendinginan.
Tanda pelumas bermasalah
Periksa warna dan tekstur. Pelumas menghitam atau berbutir menandakan kontaminasi.
Pelumas terasa encer atau berbau terbakar biasanya akibat panas berlebih. Jika muncul bau gosong, lakukan pembersihan dan ganti pelumas segera.
Inspeksi sederhana: bunyi, getaran, dan temperatur
Cek bunyi saat mesin hidup; dengung yang mengikuti RPM menandakan masalah internal. Rasakan getaran di rumah saat mesin idle dan saat beban naik.
Sentuh permukaan luar setelah pemakaian singkat; suhu tinggi menunjukkan pelumasan kurang atau beban berlebih. Perawatan rutin mengurangi risiko macet, menekan biaya servis, dan menjaga fungsi agar rasa berkendara tetap halus.
Langkah cerdas sebelum membeli: pastikan bearing yang dipilih benar-benar cocok
Langkah akhir sebelum membeli adalah memastikan spesifikasi produk benar-benar sesuai kebutuhan pemasangan.
Periksa jenis dan fungsi pada titik pemasangan; tentukan apakah aplikasi dominan menahan beban radial, aksial, atau kombinasi. Cocokkan part number atau manual bila tersedia.
Bandingkan dimensi dan tipe seal dengan unit lama saat referensi terbatas. Cek kondisi dudukan, poros, dan komponen terkait agar masalah akar—seperti oblak atau misalignment—tidak membuat pengganti cepat rusak.
Pilih merek dan kualitas yang jelas: material, seal, dan toleransi presisi menentukan umur pakai karena bearing menahan beban setiap motor berjalan.
Siapkan checklist, tetapkan spesifikasi, lalu beli unit yang paling sesuai agar lebih tahan lama dan minim risiko.
FAQ
Apa fungsi utama bearing motor dan bagaimana cara mengenali tanda bearing aus?
Fungsi utama bantalan pada motor adalah menopang poros, mereduksi gesekan, dan menjaga putaran tetap stabil. Tanda aus meliputi bunyi dengung atau ngorok saat berputar, getaran meningkat pada rumah samping, kenaikan suhu, serta putaran yang tidak stabil atau muncul oblak pada poros.
Bagaimana bantalan menahan beban radial dan aksial pada poros?
Bantalan dirancang untuk menahan beban radial (tegak lurus poros) dan aksial (searah poros). Desain bola atau rol menentukan arah beban yang mampu ditopang. Rol silinder cocok untuk beban radial besar, sedangkan tapered roller menangani kombinasi beban radial dan aksial dengan stabilitas posisi yang baik.
Apa perbedaan antara ball bearing dan roller bearing untuk aplikasi motor?
Ball bearing cocok untuk putaran tinggi dan beban ringan hingga sedang karena gesekan rendah. Roller bearing, termasuk cylindrical dan tapered, lebih baik untuk beban berat karena area kontak lebih besar sehingga daya dukung naik. Pilihan bergantung pada beban, kecepatan, dan ruang pemasangan.
Kapan sebaiknya memilih cylindrical roller atau tapered roller?
Pilih cylindrical roller saat beban radial besar menjadi prioritas. Pilih tapered roller bila ada kombinasi beban radial dan aksial serta kebutuhan menjaga posisi poros agar tetap presisi, misalnya pada roda atau poros transmisi.
Bagaimana hubungan antara poros, ring dalam/luar, dan cage berpengaruh pada kerja bantalan?
Ring dalam melekat pada poros dan ring luar pada rumah. Cage (retainer) menjaga posisi bola atau roller sehingga distribusi beban merata dan gesekan minimal. Ketidaksejajaran atau cage rusak menyebabkan peningkatan gesekan dan aus lebih cepat.
Seberapa penting pelumasan bagi performa dan umur bantalan?
Pelumasan sangat krusial untuk mengurangi gesekan dan suhu kerja. Pelumas yang tepat dan interval relubrication mencegah kontaminasi dan keausan. Pelumas kotor, encer, atau berbau terbakar menandakan masalah yang harus segera diatasi.
Apa saja penyebab utama bantalan cepat rusak?
Penyebab umum meliputi kesalahan pemasangan dan misalignment, kontaminasi debu atau air, pelumas tidak sesuai, beban berlebih atau arah beban tidak sesuai desain, serta ukuran atau tolerance clearance yang keliru.
Bagaimana dampak bantalan aus terhadap komponen lain pada motor?
Bantalan aus dapat merusak poros, rumah bantalan, dan komponen transmisi. Gesekan meningkat menyebabkan konsumsi tenaga lebih besar dan risiko macet (seized) saat beban tinggi, berpotensi menimbulkan kerusakan lebih luas.
Apa checklist penting saat memilih bantalan yang tepat?
Pastikan ukuran (diameter dalam, diameter luar, dan lebar) benar, kapasitas menahan beban radial/aksial sesuai kebutuhan, cocok untuk kecepatan putaran, pilih tipe seal (terbuka, ZZ, 2RS) sesuai lingkungan, dan konfirmasi kecocokan dengan posisi pemasangan serta rumah.
Bagaimana cara pemasangan agar bantalan awet dan presisi?
Gunakan teknik press yang benar tanpa merusak ring, manfaatkan pemanasan atau pendinginan terkontrol untuk memudahkan pemasangan, dan selalu cek kelurusan poros serta kebersihan rumah sebelum memasang.
Kapan perlu melakukan inspeksi dan perawatan berkala pada bantalan?
Lakukan inspeksi rutin berdasarkan jam operasi atau siklus beban. Periksa bunyi, getaran, dan temperatur. Relubrication dijadwalkan sesuai spesifikasi pabrikan atau kondisi kerja; lakukan lebih sering jika lingkungan berdebu atau lembab.
Apa tanda pelumas bermasalah pada bantalan?
Tanda pelumas bermasalah antara lain berubah warna atau kotor, menjadi encer atau mengental tidak wajar, serta berbau terbakar. Kondisi ini meningkatkan gesekan dan mempercepat aus.
Bagaimana menyesuaikan bantalan untuk aplikasi yang berbeda seperti roda, mesin, dan komponen samping?
Untuk roda pilih tipe yang tahan air dan debu serta mampu menahan beban dinamis. Pada mesin fokus pada kemampuan menghadapi suhu tinggi, putaran cepat, dan pelumasan. Untuk komponen samping perhatikan ruang, bentuk, dan kebutuhan torsi sehingga needle roller atau tipe kompak bisa dipilih.
Apa perbedaan seal terbuka, ZZ, dan 2RS serta bagaimana memilihnya?
Seal terbuka memberikan pembuangan panas terbaik namun rentan kontaminasi. ZZ (metal shield) melindungi dari partikel besar dan memungkinkan putaran lebih tinggi. 2RS (karet) memberi proteksi terbaik terhadap debu dan air tetapi menambah gesekan sedikit. Pilih sesuai lingkungan kerja dan kebutuhan perawatan.
Adakah tips untuk mengurangi risiko misalignment saat pemasangan?
Pastikan poros dan rumah bersih dan bebas bekas tumbukan, gunakan alat alignment, pasang dengan tekanan terkontrol, dan cek runout poros. Komponen pendukung seperti key atau hub harus dipasang rapat tanpa menciptakan titik tekanan.






